Jumat, 08 September 2017

FAKTA UNIK KULIAH DI BELANDA



Fakta unik kuliah di Belanda

All peoples have a dream. Sama seperti saya. Entah dari Kapan. Saya sudah menyukai negeri kincir angin ini. Meskipun kata orang dulu. Ini adalah negara kompeni. Yang dulu jajah negara kita, tapi nggak ada salahnya dong kalo saya mau lanjut kuliah disini. I have a dream. My dream is school in Leiden University. I hope my dream comes true. And I'll fight. Saya memilih belanda because education in Netherland it's so good. Netherland termasuk 10 besar negara dengan pendidikan terbaik di dunia. 
Mahasiswa asing yang belajar di belanda akan sangat terjamin. Karena ada berbagai asuransi, dll. Jika kita kuliah di negara ini, jangan Kaget jika jarang sekali mahasiswa yang membawa kendaraan pribadi. Karena kebanyakan dari mereka lebih memilih transportasi umum. Seperti kereta ataupun bus. Why? Karena disana, kereta sangat aman, nyaman dan pastinya tidak membuat kantong mahasiswa Indonesia tipis. Berbeda jauh Sekali jika kita menggunakan taksi. Disana taksi akan sangat mahal, hanya sedikit dan tidak bisa berhenti seenaknya. 
Tapi Tenang aja, jika kalian mau memakai kendaraan pribadi. Kita bisa membeli sepeda. jangan kaget dan nggak perlu malu kalo kita menggunakan sepeda, karena sepeda sangat sangat menghemat uang jajan kalian, bagus untuk kesehatan dan pastinya bebas dari polusi udara. Nah, disana sepeda baru ataupun second hand, jika kita beli di toko sepeda resmi sekitaran 40-80 euro. Dan biasanya kita akan ditawari asuransi sepeda. Asuransi ini biasanya berupa gembok tanam di sepeda, dengan satu mata kunci. Jadi jika sepeda kita dicuri, Tinggal bawa saja kunci dan tanda pembelian sepeda tersebut ke toko asal, dan pihak toko akan memberi ganti sejumlah uang tertentu. Tapi ada juga pembelian secara gelap, Yaitu beli sepeda bekas curian, yah harganya sih murah Sekitar 10-30 euro. Tapi jangan salahkan, jika kalian terciduk polisi. Hehe.
Berbeda cara, jika kita naik kereta. Jika kita naik kereta, kita menggunakan stripenkaart atau OV card. Contohnya begini, jika kita mau ke stasiun A ke stasiun D Berarti kita melewati 3 stasiun, so kita akan menyetrip 3.
Disana tidak perlu Kaget yah, kalau orang sana sangat menghargai waktu dan on time. Nggak ada tuh namanya jam karet. Jadi jika kita terlambat 5 menit saja, sudah seperti orang yang sangat bersalah.
Ohh iya, don't worried jika kalian kesana, kalian tidak bisa memakai bahasa Belanda. Karena dari usia 3 tahun, orang asli sana sudah dibiasakan menggunakan bahasa internasional dan bahasa seluruh jagat yaitu bahasa Inggris. Hehe
Ohh iya,  hanya ingin ngasih tahu informasi aja. Orang Belanda sangat sangat tergantung dengan agendanya. Jadi jangan coba-coba kalian mengajak pergi ataupun yang lainnya secara mendadak. Dan jangan lupa jika kita diundang ke rumah orang Belanda. Kita sebaiknya membawa buah tangan yah. 
Kuliah di Belanda, tidak perlu takut makan-makanan yang tidak halal. Karena disana juga terdapat swalayan yang jual ayam potonh halal yang bernama Islamitische Slagerij. Dan jika kalian sangat rindu masakan Indonesia, don't be affraid karena banyak restauramt Indonesia disana. But harganya Cukup mahal. Mendingan jika kalian bisa masak, kalian masak aja dan beli bumbu dapur di Ming Kee. Apasih Ming Kee? Itu swalan tempat bumbu dapur Indonesia. Sangat lengkap sampai kayu putih pun ada. Dan jika kalian mau beli sembako dengan harga Cukup murah datang saja ke AH (Albert Heijn) disana menjual minyak, gula dan yang lainnya.
This is my reason to kuliah in Netherland especially in Leiden, because this country is beautiful, the best education, discipline, and unique.

Rabu, 06 September 2017

perbedaan Pendidikan Indonesia dan Finlandia

pendidikan sangat penting di semua negara. tak terkecuali di Indonesia. Saat ini, pendidikan di Indonesia diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. di sini saya akan membandingkan perbedaan pendidikan yang ada di Indonesia dan di Finlandia. yah, Finlandia terkenal dengan negara dengan cara pendidikan yang berbeda dari negara lainnya. tetapi jangan lupa yah. di Finlandia itu adalah pendidikan terbaik di dunia. why?. saya akan jelasin lebih lanjut tentang perbedaan pendidikan di Indonesia dengan Finlandia.

1. Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 Tahun.
di Finlandia, anak baru bersekolah saat umur 7 tahun. karena di umur ini mulai memasuki golden age. tetapi berbeda dengan pendidikan di Indonesia, di sini hampir semua orangtua sudah mulai khawatir jika anaknya belum terdaftar di sekolah, padalah anak itu sendiri masih berumur 4 tahun. alasan orangtua saat ini, takut anaknya tidak akan bisa membaca dan ketinggalan dengan anak sebaya yang sudah mulai bisa membaca. dan para orangtua khawatir jika anaknya tidak akan mendapatkan sekolah favorite jika anaknya baru mendaftar sekolah saat umur 7 tahun. dan ini sangat sangat berbeda denga negara Finlandia. di Finlandia para orangtua tidak khawatir dengan itu, karena hukumdi Finlandia menjelaskan bahwa anak mulai bersekolah saat umur 7 tahun. padahal sebenarnya anak usia dibawah 7 tahun tiu waktunya untuk bermain, bukan untuk belajar.

2. Semua anak, pintar atau tidak, belajar di kelas yang sama dan tidak ada rangking

berbeda di Finlandia, di sekolah Indonesia terdapat rangking / peringkat untuk mengetahui kemampuan anak. Akan tetapi berbeda di Finlandia, disana mereka dianggap sama dengan yang lainnya. karena mereka yakin, semua anak dilahirkan pintar, dan memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

3. Tidak adanya Ujian Nasional (UN)

 Mungkin semua orang bertanya kenapa di Finlandia tidak ada namanya UN 9 (Ujian Nasional). yah karena menurut mereka tidak perlu adanya ulangan maupun UN. Karena menurut mereka ulangan akan membuat anak menjadi takut dan stress. dan disini akan membuat mereka akan down. tetapi berbeda di Indonesia, di Indonesia, sangat penting UN untuk para siswa, karena UN dijadikan nilai untuk lulus atau tidaknya anak dalam pendidikan. Dan biasanya, nilai UN menentukan untuk masuk sekolah lanjutan terfavorite. 

yah ini lah perbedaan pendidikan di Indonesia dan Finlandia, meskipun begitu, negara Indonesia sudah memberikan yang terbaik untuk negara ini. dan perbedaan ini, akan sulit disamakan negara pendidikan Findlandia, karena kedua negara ini pun berbeda dengan budaya, iklim, dan wilayahnya. tetapi tidak ada salahnya, jika kita mengetahui pendidikan di negara selain Indonesia. Supaya pendidikan di Indonesia semakin lama akan semakin lebih baik.